Pemerintahan

Bupati Subandi Minta Pembangunan 346 Gerai KDKMP di Sidoarjo Dikawal hingga Beroperasi

7
×

Bupati Subandi Minta Pembangunan 346 Gerai KDKMP di Sidoarjo Dikawal hingga Beroperasi

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO | Tribhuwana.com – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sidoarjo terus didorong agar tidak sekadar selesai secara fisik, tetapi juga mampu tumbuh menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn., meminta seluruh kepala desa dan lurah turut mengawal program tersebut, mulai dari proses pembangunan, verifikasi fisik, hingga perkembangan operasional koperasi. Pengawasan dinilai penting agar program berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berdasarkan rilis yang diterima Tim JNR Kominfo Jatim, Senin (2/11/2026), dari total 346 gerai KDKMP yang direncanakan di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 205 gerai telah selesai dibangun. Dari jumlah tersebut, 142 gerai telah menjalani proses verifikasi dan validasi pembangunan fisik, sementara 63 gerai lainnya masih menunggu proses serupa.

Subandi menegaskan, seluruh pembangunan gerai harus mendapat perhatian serius, terutama yang hingga kini belum rampung. Ia meminta kepala desa dan lurah tidak bersikap pasif, melainkan aktif memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik di wilayah masing-masing.

“Saya minta tolong gerai KDKMP dijaga betul karena ini program Bapak Presiden. Gerai yang belum selesai harus tetap diawasi prosesnya oleh kepala desa dan lurah. Verifikasi ini menjadi tanggung jawab kepala desa,” tegas Subandi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri penandatanganan berita acara hasil verifikasi dan validasi pembangunan fisik gerai KDKMP di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.

Menurutnya, keberhasilan KDKMP tidak cukup diukur dari berdirinya bangunan gerai. Lebih dari itu, koperasi yang telah beroperasi harus terus didampingi dan diawasi agar mampu berkembang, dikelola secara profesional, serta memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Karena itu, Subandi meminta kepala desa dan lurah menjalin komunikasi secara aktif dengan ketua KDKMP di wilayah masing-masing. Perkembangan usaha, pengelolaan keuangan, hingga tertib administrasi koperasi perlu menjadi perhatian bersama.

“Jangan sampai program ini hanya berjalan sebentar,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, menjelaskan bahwa penandatanganan berita acara hasil verifikasi dan validasi pembangunan fisik gerai KDKMP bertujuan menyamakan data seluruh pihak sebelum diunggah ke dalam sistem Koperasi Desa Merah Putih.

“Melalui verifikasi dan validasi ini, kami berharap ada kesamaan data dari seluruh pihak. Hasilnya akan diunggah ke sistem Koperasi Desa Merah Putih sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Hudori berharap seluruh tahapan pendataan dan verifikasi dapat berjalan tertib sehingga perkembangan pembangunan gerai KDKMP bisa dipantau secara lebih akurat.

Ia juga berharap program tersebut tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur, tetapi mampu melahirkan koperasi yang dikelola secara baik, mandiri, dan memiliki daya saing.

“Kami berharap seluruh proses ini berjalan sesuai ketentuan sehingga pelaksanaan program KDKMP dapat mendukung terwujudnya koperasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.