Bangkalan – Semangat menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan mewarnai Apel Akbar Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 di Lapangan Apel Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jalan Soekarno-Hatta No. 35, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 250 santri dan santriwati tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam membangun bangsa.
Apel akbar dipimpin Bupati Bangkalan Lukman Hakim, S.IP., M.H., dan dihadiri Dandim Bangkalan Letkol Inf. Heru Dwi Santoso, S.IP., M.M., Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Ari Wibowo, S.E., M.Tr.Opsla., Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah, para camat, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh agama. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Pancasila, Ikrar Santri, Resolusi Jihad, menyanyikan lagu Ya Lal Wathon, doa bersama, dan pemberian santunan secara simbolis kepada santri berprestasi.

Dalam amanatnya, Bupati Bangkalan menyampaikan bahwa tema Hari Santri Nasional 2026, “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan”, mengandung pesan agar santri terus melanjutkan perjuangan para ulama dengan menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Santri masa kini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menangkal radikalisme, penyalahgunaan narkoba, serta paham yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga berkomitmen mendukung kemajuan pesantren melalui program beasiswa santri dan bantuan operasional, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan kedamaian wilayah.
Dandim Bangkalan Letkol Inf. Heru Dwi Santoso menegaskan bahwa Hari Santri Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani semangat perjuangan, pengorbanan, dan kecintaan para ulama serta santri terhadap tanah air. “Santri memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Semangat Resolusi Jihad harus terus diwarisi melalui sikap cinta tanah air, menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta berkontribusi positif bagi masyarakat. Kami berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Melalui peringatan HSN 2026, Kodim Bangkalan mendukung penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, ulama, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kebersamaan tersebut diharapkan mampu memperkokoh persatuan serta mendorong lahirnya generasi santri yang tangguh, berkarakter, dan siap berperan dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.






