Bangkalan – Generasi muda memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya daerah kepada masyarakat luas. Semangat tersebut tercermin dalam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kacong Jhebbing Bangkalan (KJB) 2026 yang digelar di Gedung Rato Ebhu, Jalan A. Yani, Bangkalan, Rabu (21/10/2026) malam. Kegiatan yang diikuti 10 pasang finalis ini dihadiri sekitar 400 orang pendukung serta sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat daerah, termasuk Dandim Bangkalan Letkol Inf Heru Dwi Santoso, S.IP., M.M.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim, S.IP., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan Kacong Jhebbing merupakan salah satu upaya melestarikan seni dan budaya sekaligus mendorong kemajuan pariwisata daerah. Mengusung tema “Rampa’ Naong Bringin Korong”, ajang ini diharapkan mampu melahirkan duta wisata yang memiliki wawasan, kepribadian, serta kemampuan komunikasi yang baik untuk memperkenalkan destinasi wisata, produk unggulan, peluang investasi, dan kekayaan kultur Madura. Bupati juga mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar melibatkan Duta Wisata Kacong Jhebbing dalam berbagai kegiatan dan agenda promosi daerah.
Dandim Bangkalan Letkol Inf Heru Dwi Santoso menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan pemilihan Duta Wisata Kacong Jhebbing sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri sekaligus berkontribusi bagi daerah. “Kami mendukung peran generasi muda dalam menjaga kelestarian budaya dan memperkenalkan potensi wisata Bangkalan. Para duta wisata diharapkan tidak hanya menjadi representasi daerah, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam mencintai budaya lokal, menjaga persatuan, serta membawa nama baik Bangkalan di tingkat yang lebih luas,” ungkapnya.
Rangkaian grand final berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari perkenalan finalis, uji talenta, kecakapan komunikasi, hingga sesi tanya jawab oleh dewan juri sebelum penobatan pemenang. Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan lancar. Melalui ajang ini, diharapkan para Duta Wisata Kacong Jhebbing Bangkalan 2026 dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam melestarikan tradisi lokal, memperluas promosi pariwisata, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat.






