LUBUKLINGGAU | Tribhuwana.com– Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak cukup hanya mengandalkan patroli dan penanganan di lapangan. Kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Semangat tersebut diwujudkan Tim Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) melalui kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan Karhutla kepada siswa SMA Negeri 4 Kota Lubuklinggau, wilayah binaan Kodim 0406/Lubuklinggau.
Kegiatan dipimpin Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati bersama Mayor Czi Sakti Oktora selaku Perwira Sosialisasi (Pa Sosialisasi).
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla, faktor-faktor penyebab kebakaran, hingga langkah pencegahan dan antisipasi, terutama di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan.
Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati menegaskan bahwa pencegahan Karhutla bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan. Para pelajar diharapkan mampu menjadi agen edukasi dengan menyampaikan pesan pencegahan Karhutla kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, Mayor Czi Sakti Oktora menyampaikan materi secara interaktif dengan mengajak para siswa memahami dampak Karhutla terhadap kesehatan, lingkungan, serta kehidupan sosial masyarakat.
Melalui pendekatan edukatif tersebut, para siswa didorong untuk tidak hanya memahami bahaya kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga mengambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa. Edukasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sejak dini sekaligus membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kodim 0406/Lubuklinggau juga terus mendukung berbagai langkah pencegahan Karhutla melalui edukasi, sosialisasi, patroli, serta komunikasi sosial bersama masyarakat.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan lestari di wilayah Lubuklinggau dan sekitarnya.
Sebab, mencegah kebakaran bukan hanya tentang memadamkan api, melainkan juga menumbuhkan kesadaran agar api tidak pernah diberi kesempatan untuk merusak alam dan kehidupan.






