Gaya HidupTNI

Sinergi Ulama dan Aparat, Peringatan Maulid Nabi di Wonokerto Berlangsung Khidmat

4
×

Sinergi Ulama dan Aparat, Peringatan Maulid Nabi di Wonokerto Berlangsung Khidmat

Sebarkan artikel ini

Gresik – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-16 Al-Maghfurlahum Dzuriyah di Pondok Pesantren Bumi Aswaja, Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) mulai pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri Danramil 0817/16 Dukun Kapten Cke Sunandar, Kapolsek Dukun, perwakilan Camat Dukun, pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus pesantren, serta warga setempat.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan keluarga, lantunan selawat Nabi, dan ceramah agama yang disampaikan KH. M. Zainal Arifin, S.Hum. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama.

Dalam ceramahnya, KH. M. Zainal Arifin mengajak jemaah meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam menjaga persaudaraan, memperkuat keimanan, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

Peringatan Maulid Nabi sekaligus haul tersebut tidak hanya menjadi sarana mengenang perjuangan dan jasa para pendahulu, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan yang menjadi landasan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan tokoh masyarakat mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Dukun.

Danramil 0817/16 Dukun Kapten Cke Sunandar menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kerukunan antarwarga.

“Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, menjaga persatuan, saling menghormati, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara ulama, umara, aparat kewilayahan, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kehidupan bermasyarakat yang damai.

Ia juga berharap pondok pesantren terus berperan dalam membina generasi muda agar memiliki akhlak mulia, wawasan keagamaan yang baik, serta semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0817/16 Dukun menegaskan pentingnya kedekatan aparat teritorial dengan masyarakat, termasuk melalui kegiatan keagamaan yang menjadi bagian dari kehidupan warga.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-16 di Pondok Pesantren Bumi Aswaja pun diharapkan mampu memperkuat nilai spiritual, mempererat persaudaraan, serta menjaga kerukunan masyarakat Desa Wonokerto dan sekitarnya.(Pen0817).

Gresik | Tribhuwana.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-16 Al-Maghfurlahum Dzuriyah di Pondok Pesantren Bumi Aswaja, Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) mulai pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri Danramil 0817/16 Dukun Kapten Cke Sunandar, Kapolsek Dukun, perwakilan Camat Dukun, pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus pesantren, serta warga setempat.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan keluarga, lantunan selawat Nabi, dan ceramah agama yang disampaikan KH. M. Zainal Arifin, S.Hum. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama.

Dalam ceramahnya, KH. M. Zainal Arifin mengajak jemaah meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam menjaga persaudaraan, memperkuat keimanan, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

Peringatan Maulid Nabi sekaligus haul tersebut tidak hanya menjadi sarana mengenang perjuangan dan jasa para pendahulu, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan yang menjadi landasan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan tokoh masyarakat mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Dukun.

Danramil 0817/16 Dukun Kapten Cke Sunandar menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kerukunan antarwarga.

“Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, menjaga persatuan, saling menghormati, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara ulama, umara, aparat kewilayahan, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kehidupan bermasyarakat yang damai.

Ia juga berharap pondok pesantren terus berperan dalam membina generasi muda agar memiliki akhlak mulia, wawasan keagamaan yang baik, serta semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0817/16 Dukun menegaskan pentingnya kedekatan aparat teritorial dengan masyarakat, termasuk melalui kegiatan keagamaan yang menjadi bagian dari kehidupan warga.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-16 di Pondok Pesantren Bumi Aswaja pun diharapkan mampu memperkuat nilai spiritual, mempererat persaudaraan, serta menjaga kerukunan masyarakat Desa Wonokerto dan sekitarnya.