*Gaya Hidup

Pengajian Akbar dan Maulidur Rasul di Driyorejo, Bentuk Penguatan Ukhuwah Islamiyah

8
×

Pengajian Akbar dan Maulidur Rasul di Driyorejo, Bentuk Penguatan Ukhuwah Islamiyah

Sebarkan artikel ini

Gresik – Ratusan warga memadati Alun-Alun KBD, Dusun Paras, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Rabu (21/10/2026) malam, untuk mengikuti Pengajian Akbar, Maulidur Rasul, dan Peringatan Hari Besar Islam. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Pengajian yang diselenggarakan dengan penanggung jawab Ketua Takmir Masjid Miftahul Jannah, Mohammad Ichasan, tersebut dihadiri sekitar 500 jamaah Muslimin dan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) wilayah KBD dan sekitarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.M., Camat Driyorejo M. Amri, S.SiT., M.A.P., Kapolsek Driyorejo Kompol Gatot Setyabudi, S.H., M.H., serta Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Gresik Dr. KH. Mulyadi, M.M.
Mewakili Danramil 0817/01 Driyorejo, Peltu Mat Untung turut menghadiri kegiatan bersama Babinsa Desa Mulung Sertu Sutrisno dan Serka Hariyadi. Kehadiran unsur TNI-Polri dan pemerintah kecamatan mencerminkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu perjuangan Syubbanul Wathon atau Yalal Wathon. Suasana religius semakin terasa melalui pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang diikuti jamaah dengan khidmat.

Memasuki sesi sambutan, Ketua Panitia, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Gresik, dan Camat Driyorejo menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat nilai keagamaan, serta merawat kerukunan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Acara inti diisi tausiyah oleh Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.M. Dalam ceramahnya, jamaah diajak menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun akhlak mulia, menjaga persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Peringatan Maulidur Rasul tersebut tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan, tetapi juga ruang silaturahmi bagi warga. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat hubungan antarwarga serta menjaga suasana aman dan harmonis di lingkungan Desa Mulung dan Kecamatan Driyorejo.

Peltu Mat Untung menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang diikuti ratusan jamaah tersebut. Menurutnya, pengajian akbar memiliki nilai positif dalam mempererat persaudaraan sekaligus membangun karakter masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi kebersamaan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kerukunan, toleransi, dan kepedulian sosial perlu terus dijaga agar tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Peltu Mat Untung.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk menjalin kedekatan dengan warga. Melalui komunikasi dan kebersamaan dalam berbagai kegiatan, diharapkan hubungan TNI dengan masyarakat semakin erat serta mendukung terciptanya kondusivitas wilayah.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, kemudian ditutup dengan doa bersama. Melalui Pengajian Akbar dan peringatan Maulidur Rasul ini, masyarakat diharapkan semakin memperkuat keimanan, meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, serta menjaga persatuan demi kehidupan bermasyarakat yang damai dan sejahtera.(Pen0817).