*Pendidikan

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Tanjung Perak Dorong Sekolah Bentuk Generasi Cerdas dan Berkarakter

13
×

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Tanjung Perak Dorong Sekolah Bentuk Generasi Cerdas dan Berkarakter

Sebarkan artikel ini

SURABAYA | Tribhuwana.com — Pendidikan bukan sekadar ruang untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga tempat menanamkan karakter, membangun kedisiplinan, dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman. Semangat inilah yang mewarnai program Polisi Peduli Pendidikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di SMP Barunawati Surabaya, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara sekolah tersebut diikuti para siswa, guru, kepala sekolah, serta pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Melalui kegiatan ini, kepolisian turut mengambil bagian dalam mendukung pembentukan karakter pelajar, sekaligus memperkuat kesadaran tentang pentingnya pendidikan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan mengajak para siswa menjadikan sekolah sebagai tempat untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, bekal pendidikan perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter agar pelajar mampu menghadapi berbagai tantangan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Salah satu perhatian yang disampaikan adalah pentingnya literasi digital. Para siswa diingatkan agar mampu memilah informasi, tidak mudah mempercayai berita yang belum terverifikasi, serta bijak menggunakan media sosial.

“Adik-adik perlu membiasakan diri untuk menyaring informasi sebelum membagikannya. Berpikir sebelum bertindak dan bijak sebelum mengunggah sesuatu di media sosial,” pesannya.

Di era digital, kemampuan membaca dan memahami informasi saja dinilai belum cukup. Pelajar juga perlu mengembangkan sikap kritis, mengenali potensi penipuan daring, serta memahami konsekuensi dari setiap tindakan di ruang digital. Dengan demikian, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, mengembangkan kreativitas, dan memperluas wawasan.

Selain itu, para siswa mendapat pembinaan mengenai pencegahan perundungan dan kenakalan remaja, termasuk tawuran, balap liar, serta penyalahgunaan narkoba. Lingkungan pendidikan diharapkan menjadi ruang yang aman bagi setiap siswa untuk belajar, mengembangkan potensi, dan membangun rasa percaya diri tanpa takut mengalami intimidasi atau perlakuan diskriminatif.

Kapolres juga mendorong para pelajar untuk saling menghormati, menaati aturan, dan tidak ragu meminta bantuan guru maupun orang dewasa tepercaya ketika menghadapi persoalan di sekolah.

“Jadilah generasi muda yang disiplin, berprestasi, taat hukum, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Irwan.

Program Polisi Peduli Pendidikan tersebut merupakan bagian dari Quick Wins Polri yang diarahkan untuk mempererat hubungan kepolisian dengan lingkungan pendidikan. Keterlibatan kepolisian di sekolah diharapkan dapat melengkapi upaya guru dan orang tua dalam membimbing generasi muda agar tumbuh dengan pengetahuan, karakter, serta kesadaran sosial yang baik.

Pada akhirnya, membangun generasi unggul membutuhkan kerja bersama. Sekolah menjadi tempat menumbuhkan ilmu dan karakter, keluarga memberikan pendampingan, sementara lingkungan masyarakat ikut menciptakan ruang tumbuh yang aman dan positif bagi anak-anak.

Melalui sinergi tersebut, pendidikan diharapkan tidak hanya melahirkan pelajar yang berprestasi, tetapi juga generasi yang berintegritas, bijak dalam memanfaatkan teknologi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masa depan bangsa.